Agar anak cepat tinggi

Tak Perlu Membentak, Lakukan Ini Saja Saat Anak Berulah

Membuat anak tidak mau menghormati orangtua.Membentak anak adalah bentuk dari kita, orangtua yang tidak menghargai anak sendiri. Sehingga, anak pun menjadi tidak bisa menunjukkan rasa hormatnya kepada orangtua. Ketakutan yang sering ia rasakan ketika Anda membentaknya membuat anak Anda lebih memilih untuk diam.

Konflik dalam keluarga biasanya menjadi sangat rawan untuk menyebar tentang berbagai hal yang kurang menyenangkan dari suami yang kemudian diceritakan oleh orang lain. Padahal untuk menjadi istri yang salehah hal tersebut harus pantang untuk dilakukan. Seorang istri harus bisa menutup rapat-rapat setiap rahasia dari suaminya terutama hal yang berhubungan dengan hubungan intim antara istri dan suami.

karena faktanya, anak memang akan cenderung mengikuti dan mempelajari secara tidak langsung perilaku orang tuanya. Maka dari itu, orang tua harus selalu memberikan contoh yang baik di depan anak-anaknya. Mungkin karena itulah ada peribahasa yang berbunyi, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya, yang artinya sifat anak tidak akan berbeda jauh dari sifat orang tuanya.

Setiap anak memiliki respon yang berbeda-beda terhadap perlakuan dari orang di sekitarnya. Para ahli juga mengungkapkan jika anak yang tumbuh dan berkembang di tengah keluarga keras akan mengalami penurunan rasa percaya diri. Ini berbeda dengan anak yang diasuh dengan penuh cinta, kasih sayang dan kelembutan.

Membentak anak ataupun berteriak merupakan hal spontan yang tanpa disadari biasa dilakukan orangtua untuk menarik perhatian anak agar memperhatikan dan mendengarkan ucapannya. Contohnya, orang tua menyampaikan aturan bahwa tujuan ke mal hanya untuk makan, bukan beli mainan. Kesepakatannya, bila anak minta dibelikan mainan, agenda jalan-jalan disudahi. Jika anak ternyata melanggar, segera laksanakan konsekuensi tersebut. Untuk mewujudkan hal tersebut maka orang tua atau pendidik harus dapat mengarahkan anaknya untuk berteman dengan orang-orang baik dan sholeh agar dapat melakukan aktivitas pergaulan yang baik pula. Dalam proses identifikasi inilah, seorang anak perlu mendapatkan bimbingan tentang apa yang dia perbuat dan apa yang dia katakan.

Sebisa mungkin hindari penggunaan kata jangan, nggak boleh, dan sejenisnya. Seperti yang dilansir oleh familyshare.com, agar anak merasa percaya diri dan nyaman, kita perlu menggunakan kata-kata yang positif. Misalnya, “Tolong bawa piring-piring kotor ini ke bak cucian, ya. Terima kasih.” Hindari menggunakan kata atau nam panggilan yang membuat anak tak nyaman. Anda tidak selalu harus merespon setiap kesalahan atau sikap buruk yang dilakukan anak Anda. Selama anak Anda tidak melakukan sesuatu yang berbahaya dan sering bersikap baik, mengabaikan sejumlah perilaku buruk bisa menjadi cara yang efektif untuk mendisiplinkan mereka.

Dengan mempelajari dan menerapkan authoritative parenting, kita pun dapat mengurangi dorongan untuk membentak dan menghukum anak. Berdasarkan dalil-dalil diatas, jelas bahwa pendidikan anak dalam Islam sangat tegas serta mempunyai tahapan-tahapan yang disesuaikan dengan tingkatan usia dan kenakalan yang dilakukan oleh anak. Jika seorang anak telah menentang Allah dan Rasul-Nya maka tidak ada satupun yang dapat menyelamatkannya, tidak pula dengan guru dan orang tuanya. Lalu bagaimana dengan anak yang sudah diperingatkan untuk melaksanakan kewajibannya kepada Allah sementara ia masih enggan mengerjakannya? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pemboikotan adalah bersekongkol untuk menolak melakukan kerjasama baik dala berbicara, keikut sertaan, dan sebagainya.

Hal ini termasuk dalam bentuk pertentangan, salah satu ciri umum dari anak keras kepala. Saat melihat anak berulah, kita mungkin jadi naik pitam dan akhirnya berteriak atau membentak. Kita bisa menghindari luapan emosi ini dengan berbagai cara untuk membuat diri serileks mungkin.

Perjelas Si Kecil bahwa apa yang ia dengar tidak pantas untuk diucapkan. Jangankan tertawa, untuk sekadar tersenyum pun Bunda sebaiknya tidak lakukan. Si Kecil akan menduga bahwa perkataan kasar atau jorok yang ia katakan tersebut dianggap menghibur sehingga ia akan mengulangi perbuatannya. Apabila Anda tidak berhasil menenangkan diri, jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan pembicaraan dengan anak saat itu juga. Ambil jeda sesaat dan tentukan waktu yang Anda butuhkan agar ketegangan antara Anda dan anak tidak berlarut-larut.

Berbicara dengan anak tanpa membentak

Dengan tenang dan tegas, jelaskan konsekuensi yang akan mereka terima jika mereka tidak bisa bersikap baik. Misalnya, katakan pada anak Anda bahwa jika ia tidak merapikan mainannya, Anda akan menyimpannya sepanjang hari. Buat aturan-aturan ayng jelas dan konsisten sehingga anak tidak kebingungan saat mengikutinya. Konsisten dalam artian ‘tidak berarti tidak’ sehingga anak tahu aturan yang Anda buat tidak mudah digoyahkan. Memukul anak sangat tidak direkomendasikan sebagai metode mendisiplinkan anak, karena efeknya hanya jangka pendek dan dapat mengakibatkan trauma.