Agar anak cepat tinggi

Enam Alasan Suami Tak Boleh Bentak Istri

“Frustrasi dan kemarahan adalah emosi normal, dan anak-anak membutuhkan pelepasan fisik yang kuat untuk mereka,” kata Heather Shumaker, penulis ‘It’s OK Not to Share’. Untuk mewujudkan itu, terkadang orangtua marah atau merasa kesal dengan perbuatan anaknya yang di rasa sudah di luar kendali. SonoraBangka.id – Setiap orangtua pastilah ingin anaknya menjadi orang yang baik. Dengan training ini, kalian dapat diajarkan cara-cara untuk meregulasi emosi negatif dengan tepat.

Napas Anda pendek, otot-otot menegang, dan jantung Anda berdebar dengan hebat. Menarik napas dalam bisa membantu tubuh lebih rileks sehingga Anda bisa berpikir lebih jernih. Sifat keras kepala dapat timbul karena sesuatu yang tidak sesuai ekspektasi dan rasa kekecewaan mendalam, sehingga sulit menerima nasihat dari orang sekitar. Dalam sekali bentakan, sejumlah sel otak akan mengalami kerusakan saat terkena gelombang ini, baik saat orang mendengar suaranya maupun tidak.

Jawabannya, mengasuhlah dengan rasa hormat, yakni dengan menerapkan pengasuhan berwibawa . Gaya pengasuhan ini menuntut dan mengeset standar tinggi, tapi juga responsif serta mendukung disiplin diri anak. Authoritative parenting bersifat demokratis karena anak diberikan kesempatan untuk mempertanyakan aturan dan orang tua responsif memberikan penjelasannya. Dengan begitu, anak dapat benar-benar menerapkan dan menghargai aturan.

Sangat penting bagi orang tua untuk memberikan perhatian yang lebih bagi anak sehingga tak terjadi hubungan yang renggang antar anak dengan orang tua. Langkah terakhir cara mengatasi anak nakal adalah dengan memberinya sanksi. Sanksi ini bisa berupa menyuruh anak untuk mengerjakan tugas rumah lebih dari biasanya. Selain sebagai teguran agar anak jera, sanksi seperti ini juga bisa mendisiplinkan anak.

Berbicara dengan anak tanpa membentak

Memukul, dan bahkan menampar, dapat meningkatkan kemarahan menjadi kekerasan yang seringkali bisa deadly akibatnya. Lakukan apa pun yang Anda mampu untuk mengendalikan diri, termasuk meninggalkan ruangan tempat Anda marah. Bila Anda tidak dapat mengendalikan diri dan akhirnya memukul, mintalah maaf pada anak Anda, katakan padanya bahwa memukul itu salah dan tidak dapat dibenarkan, dan segeralah Anda mencari bantuan. Tak sedikit orangtua yang akan merasa marah jika sang anak melakukan sebuah kesalah. Sehingga orang tua akan merasa jengkel dan akhirnya membentak sang anak secara langsung. Namun, sebagai orangtua sebaiknya untuk tidak membentak sang anak, disaat anak melakukan kesalahan.

Terkadang kemarahan muncul begitu saja dan tidak dapat dibendung. Padahal, sebenarnya jika dipikir ulang, kesalahan si kecil hanyalah sepele. Misal hanya menumpahkan susu ke karpet atau tidak sengaja muntah karena kekenyangan.

Menurutnya, menghadapi anak yang keras tentu membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memberikan penjelasan yang logis terhadap suatu hal. Penjelasan logis ini penting agar anak dapat memiliki pemahaman yang lebih baik. Alih-alih menasehati sang anak untuk melakukan hal yang lebih baik, orang tua justru terjebak dalam amarahnya sendiri dan cenderung impulsif dalam meluapkan emosinya.